Pengertian Pendidikan jurnal ilmiah

Jurnal ilmiah

Jurnal ilmiah adalah publikasi berkala dalam penerbitan akademik yang umumnya berupa laporan penelitian terbaru dengan tujuan untuk memajukan ilmu pengetahuan. Jurnal ilmiah merupakan salah satu bentuk media publikasi karya tulis ilmiah (KTI). Jurnal ilmiah berbentuk kumpulan artikel karya ilmiah yang didahului dengan proses penelaahan sejawat untuk mendapatkan objektivitas setinggi mungkin.

 

Media

Jurnal ilmiah bisa diterbitkan dalam dua bentuk terbitan, yakni cetak dan elektronik. Namun untuk menunjang aksesibilitas dan dampaknya, jurnal ilmiah diarahkan berbentuk daring elektronik. Meskipun demikian, beberapa jurnal di komunitas tertentu masih membutuhkan bentuk cetak dan dikirim menggunakan pos untuk menentukan keabsahan suatu temuan, contohnya jurnal Reinwardtia.

Jurnal ilmiah cetak berbentuk cetakan lembaran kertas yang dijilid dengan oplah tertentu. Sebagai identitas publikasi ilmiah, jurnal cetak dilengkapi dengan kode ISSN. Sedangkan jurnal ilmiah elektronik berbentuk elektronik atau digital. Jurnal ilmiah elektronik dirancang agar artikel ilmiah dapat diakses lebih banyak pengguna dan mendapatkan indeksasi serta sitasi yang baik. Jurnal ilmiah elektronik dilengkapi dengan ISSN Online.Untuk menunjang aksesibilitas, setiap artikel jurnal memiliki DOI sebagai identitas unik untuk masing-masing artikel.

✅REKOMENDED:  Lengkap !!! Kunci Jawaban Halaman 5 Kelas 5 Matematika Revisi 2013 Free

Platform yang digunakan untuk membangun jurnal elektronik daring tersedia banyak pilihan, namun umumnya jurnal perguruan tinggi dan litbang di Indonesia dikelola menggunakan Open Journal Systems, platform Open Journal Systems dipilih karena kemudahan dalam pengelolaannya  dan dapat dengan mudah diterima oleh direktori indexing jurnal diseluruh dunia. Beberapa akademisi mengunggah makalahnya di peladen pracetak, seperti arXiv atau INA-Rxiv (RINarxiv) sebelum menerbitkan artikelnya di jurnal ilmiah. Hal ini untuk mempercepat klaim temuan, memperoleh saran, atau mendapatkan sitasi dini.

✅REKOMENDED:  # Kunci Jawaban Tematik Kelas 3 Tema 8 Praja Muda Karana Kurikulum 2013

 

Struktur pengelola

Pengelolaan jurnal ilmiah memiliki beberapa peran yang khas. Peran-peran tersebut adalah editor in chief, editor akademik, dan dewan editor. Editor in chief memiliki tanggung jawab atas berjalannya jurnal Ilmiah. Biasanya editor in chief dibantu beberapa editor bagian yang memiliki peran tersendiri, salah satunya editor akademik. Editor akademik memiliki peran mendampingi penulis dalam proses editorial, dari mulai proses awal pengajuan naskah hingga akhir artikel jurnal terbit. Editorial akademik memiliki keahlian khusus terkait dengan disiplin ilmu yang menjadi cakupan jurnal ilmiah. Editor akademik juga yang akan mencari penelaah untuk artikel yang ditanganinya. Proses komunikasi antara editor akademik, penelaah, dan penulis terus berlangsung, sampai jurnal dinyatakan layak dan diterima untuk terbit.

✅REKOMENDED:  # Kunci Jawaban Senang Belajar Matematika Kelas 5 Halaman 146 Kurikulum 2013

Dewan editor adalah pakar atau ahli yang memiliki pengetahuan atau kepakaran dalam bidang cakupan jurnal ilmiah. Dewan editor biasanya terdapat pada jurnal bereputasi international. Tugas utama dari dewan editor adalah memberikan arahan kepada pengelola jurnal agar validitas karya ilmiah yang dihasilkannya mengikuti aturan-aturan yang sesuai dengan standar etika kepenulisan dan bebas dari konflik kepentingan. Secara terjadwal biasanya anggota dewan editor melakukan komunikasi minimal dua kali dalam setahun.

 

demikian lah pendidikan jurnal ilmiah tersebut semoga dapat bermanfaat

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Jurnal_ilmiah