INILAH PENYEBAB MENGAPA BANYAK SEKOLAH YANG MENGALAMI KEKURANGAN SISWA

Ratusan Sekolah Yang Mengalami Kekurangan Siswa

 

“Yang pertama memang jumlah anak di usia sekolah itu kan berkurang, keberhasilan KB-lah. Terus yang kedua khususnya anak SD ya, sekarang kan banyak sekolah yang berbasis agama, jadi kalau swasta seperti kan tidak mengenal zonasi,” kata Widodo

Sedangkan SMP juga hampir sama, lulusan SD banyak juga yang ke pondok pesantren di luar Blora. Sebab trend orang tua sekarang seperti itu. “Yang sering saya jumpai hal seperti itu, kan di sekolah sekolah pinggiran ya, sekolah SMP satu atap,” ucapnya.
Disdik Blora memastikan meskipun jumlah siswa tidak sesuai kuota, kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah tersebut tetap berjalan seperti biasa. Pasalnya sejumlah sekolah tersebut masih dibutuhkan keberadaannya.

✅REKOMENDED:  Unduh !! Kelas 5 Tema 7 Subtema 4 Pembelajaran 6 Free
PERATURAN Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017 yang menyebutkan bahwa jumlah siswa tingkat sekolah dasar (SD) dibatasi antara 20-28 orang per rombongan belajar (rombel) dianggap cukup sulit diterapkan di sejumlah SD Negeri di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat
Pasalnya, jumlah pendaftar peserta didik baru di sejumlah SDN terlihat sepi peminat, sedangkan di sebagian SDN lainnya membeludak. Seperti di SDN Pagerwangi III yang berada di Desa Mekarwangi misalnya, sejak dibuka pada Senin (2/7) hingga Rabu (5/7), tercatat baru ada 13 calon siswa yang mendaftar. Seorang guru SDN Pagerwangi III, Asep Hidayat, menuturkan, sekolah paling tua di Mekarwangi itu memang memiliki siswa yang sedikit. Maka sejak awal dibuka pendaftaran, aktivitas sekolah relatif sepi. “Dari kelas I sampai kelas VI, totalnya hanya ada 120 anak. Setiap tahun ajaran baru memang enggak banyak anak yang daftar ke sekolah ini, yang daftar paling anak-anak di lingkungan sini saja,” kata Asep saat ditemui, Rabu. Kondisi ini berbanding terbalik dengan belasan tahun lalu sebelum ada SD lainnya yang berdiri di Desa Mekarwangi. Saat ini, hanya warga dan orangtua dari delapan RT saja yang masih menyekolahkan anaknya di SDN Pagerwangi III. Kepala Desa Mekarwangi, Ade Suparno, mengungkapkan, letak geografis Mekarwangi yang berbukit-bukit, ditambah permukiman penduduk yang berpencar, dianggap menjadi faktor yang membuat SDN Pagerwangi III bersiswa sedikit. “Memang angka anak masuk sekolah di sekitar sini juga sedikit. Di desa ini ada sembilan RW, yang letaknya tersebar dan berjauhan. Warga di perbatasan desa bahkan memilih menyekolahkan anaknya ke luar Desa Mekarwangi karena jaraknya lebih dekat ke sekolah,” ungkap Ade.

✅REKOMENDED:  Lengkap !!! Kunci Jawaban Kelas 2 Tema 3 Subtema 3 Pembelajaran 6 Halaman 107 108 109 110 111

Sumber: https://mediaindonesia.com/nusantara/111584/sejumlah-sd-kekurangan-siswa-permendikbud-sulit-diterapkan