Pengembangan Kurikulum di indonesia

Kurikulum Indonesia

Permasalahan mutu pendidikan tidak pernah lepas dari perhatian masyarakat. Hal ini ditujukan dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya mutu sumber daya manusia pada kususnya di mutu pendidikan pada umumnya . setiap terjadi perubahan kebijakan dalam bidang pendidikan langsung menjadi sorotan masyrakat . hal tersebut merupakan suatu mutu yang wajar karena dunia pendidikan sedang menghadapi suatu permasalahan . permasalahan tersebut terkait dengan keberlangsungan dunia pendidikan yang diangggap kurang bermakna bagi pengembangan pribadi siswa . di suatu sisi perkembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi belum dimanfaatkan secara maksimal , untuk memperkuat kemampuan bangsa indonesia dalam menghadapi kerjasama dalam menghadapi persaingan global .

kurikulum merupakan dasar dan pedoman dalam menjalankan sistem pendidikan nasional . sepanjang usia kenegaraan , indonesia tengah memiliki sepuluh kurikulum pendidikan dan menengah . perubahan ini sendiri merupakan keniscayaan sebagai konsekuensi perubahan zaman faktor faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut berasal dari internet indonesia , seperti sistem politik , sosial budaya, ekonomi , serta ilmu pengetahuan dan teknologi , (IPTEK) selain itu faktor eksternal seperti tingkat daya saing antar negara , juga turut menentukan arah kurikulum pendidikan nasional .

✅REKOMENDED:  standar nasional pendidikan terbaru

kemendikbud yang menyebutkan kurikulum sebagai seperangkat perencaan pendidikan . kurikulum perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutunan dan perubahan , yang terjadi di masyarakat . meski demikian , perubahan tersebut tetap mengacu pada pancasila dan undang undang 1945 . perbedaan terdapat pada penekanan pokok dari tujuan pendidikan serta pendekatan , dalam merealisasikanya .

KTSP Digantikan kurikulum 2013 atau pendidikan berbasi karakter , kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang mengutamakan pemahaman , skill , dan pendidikan berkarakter . siswa dituntut untuk memahami materi , aktiv dengan berdiskusi dan persentasi serta memiliki sopan santu dan disiplin yang tinggi .

  1. kurikulum tahun 1947

kurikulum pertama ini disebut rencana pembelajaran tahun 1947 atau leer plan kurikulum ini bertentangan dengan nuanasa politik yang merupakan upaya mengembangkan orientasi pendidikan , menjadi berorientasi berdasarkan pancasila

2. kurikulum tahun 1952

ini merupakan dari pelajaran 1947 . kurikulum ini dikenal dengan sebagai rencana pembelajaran terurai tahun 1952 . merinci setiap mata pelajaran dan menghubungkan isi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari ada lima pokok dalam hal kurikulum ini yaitu pendidikan , fikiran harus dikurangi , isi pelajaran harus dihubungkan dengan kesenian , pendidikan watak , pendidikan jasmani , kewenangan masyarakat ,

✅REKOMENDED:  yang termasuk bilangan prima adalah

3. kurikulum tahun 1964

rencana pendidikan pada tahun 1964 atau kurikulum tahun 1964 lahir di penghujung presiden era soekarno . kurikulum ini memfokuskan pengembangan daya cipta , rasa , karsa , karya , dan moral , peserta didik ,

4. kurikulum tahun 1968

tujuan pendidikan dalam kurikulum tahun 1968 menekankan upaya dalam membentuk manusia pancasila sejati , kuat , dan sehat jasmani , serta mempertindih kecerdasan , dan keterampilan jasmani , moral , budi pekerti , dan keyakinan beragama . kurikulum ini merupakan perwujuduan orientasi pada pelaksaan undang undang 1945 secara murni dan konsekuen .

5. kurikulum tahun 1975

kurikulum ini berorientasi pada tujuan dan menganut pendekatan integratif . artinya setiap pelajaran memiliki arti dan peran yang menunjang tercapai nya tujuan tujuan yang memiliki lebih integratif kurikulum tahun 1975 juga menekankan efisiensi dan evektifitas dalam hal daya dan waktu

6. kurikulum tahun 1984

kurikulum ini dikenal dengan pendekatan  cara bealajar siswa aktif atau (CBSA) berdasarkan pendekatan keterampilan proses (skill approach) , guru menanamkan pengertian terlebih dahulu sebelum memberikan pelatihan kepada peserta didik , CBSA sendiri menetapkan dan menempatkan siswa sebagai objek belajar . orientasi kurikulum tahun 1984  tujuan intruksional . tujuan tersebut didasari pandangan bahwa sekolah harus benar benar fungsional dan efektif dan memberikan pengalaman belajar kepada siswa , dan waktu belajar yang sangat terbatas .

✅REKOMENDED:  drama korea tentang sekolah

7. kurikulum tahun 1994

penyempurna kurikulum tahun 1984 ini , mengubah sistem pembagian waktu pelajaran , dari semester ke catur wulan . dengan begitu , siswa diharapkan dapat menerima materi pembelajaran cukup banyak . penekanan pengajaran adalah pada pemahaman konsep adalah serta keterampilan penyelesaian soal dan pemecahan masalah .

8. kurikulum tahun 2004

kurikulum tahun 2004 lebih dikenal dengan kurikulum berbasis kompetensi titik beratnya adalah pengembangan kemampuan siswa untuk melakukan tugas tugas tertentu , sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan ,

9. kurikulum tahun 2006 (KTSP)

Setelah KBK( kurikulum berbasis komptensi ) muncul kurikulum berbasis pendidikan kurikulum yang berbasis pendidikan , dan memperhatikan karakteristik di sekolah

10. kurikulum tahun 2013 

Kurikulum tahun 2013 atau pendidikan berbasi karakter dicetuskan pada masa menteri mohammed Nuh untuk menggantikan KTSP  ia menekankan pemahaman bahwa skill dan pendidikan karakter . pada kurikulum tahun 2013 siswa diharuskan dapat mengikuti mata pelajaran wajib dan menentukan sendiri mata pelajaran mereka .