ilmu sosial dan pemikiran sosial

Indigensasi Ilmu-ilmu Sosial

Mengapa Indigensasi Ilmu-ilmu Sosial?

gagasan Indigensasi bukanlah merupakan sesuatu yang baru dalam sejarah intelektual Indonesia. Diluar ilmu-ilmu sosial, sejarahwan Indonesia sebelumnya telah berusaha keras menangani masalah-masalah akademis dan masalah-masalah ideologis yang timbul dari historiografi lama, yang memang telah menyumbangkan sejumlah besar studi sejarah, yang dilakukan para ahli asing pada umunya dan oleh sarjana belanda pada khususnya. Sudah jelas bahwa sejarawan belanda tidak selalu dapat melepaskan diri dari cara berfikir kolonial yang sangat umum dan sangat dominan pada waktu itu. indigensasi historiografi indonesia, yaitu pengalamannya dalam melancarkan program tersebut atas cara yang dapat dipertanggung jawabkan secara akademis, nampaknya dapat menjadi sebuah pelajaran yang baik bagi ilmuwan sosial mengenai bagaimana caranya program semacam itu dapat dilakukan dalam bidang ilmu-ilmu sosial. karena bagi kebanyakan ilmuwan sosial terutama di indonesia indigensasi lebih merupakah sebuah isyu yang menantang dari pada sebuah masalah ilmiah, yang memerlukan uraian yang serius dan juga analisis serta pengertian yang mendalam sebelum seseorang memutuskan untuk harus melaksanakannya atau sebaiknya melupakannya saja.

✅REKOMENDED:  resep cireng versi bunda

Resiko kedua mungkin muncul dari politik praktis. program indigensasi yang terlepas dari kontrol akademis mengalami distorsi menjadi mitos politik. bukan rahasia lagi bahwa para akademis sering dicurigai hanya karna mereka selalu mencoba untuk independen. pada suatu ketika orang-orang ini dalam sejarah indonesia disebut kelompok pemikir buku teks (textbook thinking) dan sekarang mereka berulang kali diperingatkan oleh petugas keamanan tentang dampak yang berbahaya secara politis dari intelektualisme liberal yang tidak sesuai dengan pola budaya dan moral bangsa .

secara tersirat ini berarti bahwa suatu indigensasi ilmu sosial yang tidak terkontrol dalam dapat mengarah pada parokialisasi kritik sosial yang cenderung bergantung kepada kriteria moral orang orang yang berkuasa . sejauh menyangkut indonesia , resiko ini bukanya tidak ada karena kebanyakan proyek penelitian dibiayai oleh pemerintah .

✅REKOMENDED:  judul skripsi manajemen keuangan

resiko resiko tersebut nampaknya menimbulkan pernyataan yang lebih menantang mengapa indignesasi ilmu sosial ? alasan terutama merupakan sebuah alasan akademis ilmu ilmu sosial di dunia ketiga berawal dari barat kerangka teoritis , prinsip prinsip metodeologi serta pengetahuan teknis penelitian dibentuk di barat , yang tentu saja sejalan dengan kebutuhan dan referensi barat serta filsafat kepercayaan .

namun demikian justru pada titik ini , muncul beberapa dilema yang mendasar . jika kita berbicara tentang relevensi atau penerapan maka kita pada pokoknya berurusan dengan kegunaan ilmu ilmu sosial yang memang menyedot kebanyakan perhatian dan energi ilmuan sosial di dunia ketiga .namun pada saat bersamaan sebagai anggota komunitas akademis ilmu sosial diharapkan untuk saling tetap berpegan teguh pada kualitas ilmiah yang merupakan ukuran satu satunya bagi kemajuan ilmu pengetahuan .

✅REKOMENDED:  KETAHUI SEJARAH SOSIOLOGI PENDIDIKAN

dalam kenyataan kedua kepentingan itu berdasarkan alasan praktis dan teoritis tidak dapat selalu berjalan seiring . alasan praktis timbul dari kenyataan bahwa pemerintah tidak dapat menunggu hingga sebelum konsep dibuktikan secara ilmiah sehingga cukup dapat dibenarkan untuk diterapkan secara sah mendesak nya kebutuh praktis seiring sering lebih kumat dari penting nya pembuktian teoritis , alasan teoritis berawal dari kenyataan bahwa penerapan ilmu ilmu sosial sebetulnya berhubungan dengan masalah praktis sementara validatis ilmiah berhubungan dengan masalah teoritis ,

kebanyakan ilmu sosial di negara negara dunia ketiga tengah menghadapi sebuah pilihan yang sulit haruskah mereka lebih memperhatikan kemajuan ilmu ilmu sosial ataukah peenggunaan ilmu sosial ?